Jelang Pendaftaran Pilpres dan Kesiapan Jokowi Semakin Matang



JAKARTA (2 Agustus): Menjelang hari pendaftaran calon presiden dan wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), posisi Jokowi semakin  matang. Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Jhonny G Plate mengaku, partai yang ada di dalam koalisi Joko Widodo semakin solid dengan telah memenuhi empat faktor penting yang dibutuhkan mendaftarkan Jokowi ke KPU.

"Koalisi telah terbentuk, calon presiden pun telah definitif. Termasuk kerangka dasar misi dan visi telah rampung. Bahkan satu nama calon pendamping Jokowi pun telah dikantongi dan tinggal menunggu pengumuman," tutur Johnny, Rabu (2/8).

Ketua Fraksi NasDem DPR RI itu melanjutkan, seluruh sekjen yang ikut dalam pertemuan bersama Jokowi di Istana Negara Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/7) malam, telah diminta melakukan koordinasi agar nanti pada pendaftaran pasangan calon di KPU bisa sesuai dengan kaidah atau syarat yang sudah jelas tertuang pada Peraturan KPU terkait pilpres.

"Pendaftaran itu kan soal administrasi," ungkap Jhonny.

Anggota Komisi XI itu mengaku, semua keputusan termasuk pendaftaran menaksir deskresi Jokowi. Yang tentunya disesuaikan dengan kesibukannya sebagai pemimpin negara saat ini "Deskresinya kami serahkan kepada Pak Jokowi. Lalu apakah sebelum dia mendaftar kemudian mau mengumumkan cawapresnya kepada publik itu juga menjadi deskresi Pak Jokowi," tegas Jhonny.

Oleh karena itu, semua pihak diminta untuk menunggu keputusan yang akan disampaikan Jokowi dalam waktu dekat. Pasalnya, pengumuman nama itu tentunya mengingat pertimbangan waktu, strategi, dan lainnya.

"Yang pasti tinggal mendaftar saja. Makanya semua pihak diminta bersabar," ujarnya.

Jhonny menambahkan, pada kesempatan pertemuan itu juga Jokowi memberi arahan agar partai yang ada bisa menjaga silaturahmi. Di mana berkontestasi, namun tetap menjaga suhu politik sehingga bisa dingin dan menunjukan bahwa politik ini dijalankan dengan riang gembira serta jangan berselisih atau sampai bermusuhan.

"Mari kita meriahkan. Jangan diisi dengan fitnah, hoaks, dan eksploitasi SARA, sehingga dapat menganggu aktivitas sosial masyarakat. Dalam berpolitik  bawalah dengan riang gembira," tandas Jhonny. (*)

Share on Google Plus

About partainasdempasuruan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar